Ini Menjaga Printer Agar Kinerjanya Tetap Optimal

Printer telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia modern. Keberadaan perangkat ini sangat berguna bagi mereka yang perlu mencetak foto atau dokumen yang berkaitan dengan pekerjaan mereka. Juga termasuk perusahaan percetakan yang membutuhkan printer selama pemrosesan pesanan.

Namun, tidak semua orang tahu dan dapat menangani printer dengan benar. Kebanyakan orang hanya tahu cara menggunakannya, tetapi mereka tidak mengerti bagaimana cara menanganinya. Mereka berpikir bahwa perawatan dan perbaikan printer hanya bergantung pada staf perbaikan printer. Merawat printer harus dilakukan oleh pemilik atau pengguna. Namun, jika Anda ingin menggunakan layanan cetak, Anda dapat memilih https://www.carijasa.co.id/services/468/service-printer.html sebagai layanan terbaik.

Selanjutnya, kita akan melihat bagaimana Anda dapat menjaga printer agar tidak cepat rusak dan kinerjanya tetap optimal dalam jangka panjang.

  • Selalu jaga kebersihan printer
    Printer pertama-tama harus dijaga kebersihannya agar lebih lama. Jika Anda tidak lagi berniat menggunakan printer dan tidak berencana menggunakannya dalam waktu dekat, tutupi dengan kain lembut atau penutup khusus pada printer. Terutama di area sensitif debu dan kotoran dari kertas pelindung.

Kotoran yang telah masuk dan menumpuk di area ini dapat memblokir kartu. Setidaknya kotoran diangkut ke kepala printer dan terhubung ke sana. Kondisi ini jelas mempengaruhi kualitas cetakan dan menyebabkan kerusakan yang cepat pada print head. Karena itu, bersihkan printer secara teratur. Setidaknya seminggu sekali. Frekuensi mungkin lebih rendah jika Anda jarang menggunakan printer, tetapi printer harus selalu ditutup.

  • Lakukan “Bersihkan Kepala”
    Pemeliharaan printer berikutnya dilakukan secara teratur dengan “kepala bersih”. Proses ini paling sering digunakan untuk merawat printer. Tujuannya agar print head tidak tersumbat dan menyerap tinta dengan baik. Untuk kemudian membuat maksimum di atas kertas. Sistem perawatan ini umumnya milik semua printer. Anda hanya perlu membaca ulang manual yang disertakan dengan printer pada saat pembelian. Karena berbagai merek printer umumnya metode yang berbeda untuk mendapatkan kepala yang bersih. Jangan terlalu sering membersihkan kepala. Hanya sekitar 1-2 minggu. Jika terlalu tebal, dapat menyebabkan tinta dalam tangki tinta atau banjir.
  • Gunakan rutinitas
    Printer rutin lebih tahan daripada printer yang jarang digunakan. Mengapa? Karena printer yang biasa digunakan secara teratur memiliki kondisi mesin yang optimal. Tentu saja, saat menggunakan printer itu tidak terlalu banyak. Sementara printer yang jarang digunakan cenderung rusak lebih cepat. Jika printer jarang digunakan, tinta dapat mengering.

Kondisi ini tidak ideal untuk print head, karena tidak mungkin menyebarkan tinta cair pada kertas. Selain itu, printer yang sudah lama tidak digunakan dapat memengaruhi kondisi kepala cetak. Karat dan tinta kering sulit dibersihkan jika dibiarkan menempel pada print head dalam waktu lama. Akibatnya, tinta tidak dapat bocor sepenuhnya karena lubang di kepala printer ditutupi oleh karat atau tinta kering. Karena itu, lebih baik jika Anda menggunakan printer secara teratur. Bahkan jika tidak setiap hari, printer harus dijalankan setidaknya seminggu sekali.

  • Matikan perangkat saat tidak digunakan
    Seperti halnya mobil, printer perlu waktu untuk istirahat. Jika Anda tidak ingin menggunakannya, Anda harus mematikannya. Dengan cara ini, printer dapat mendinginkan tugas mencetak dokumen yang diminta sedikit. Dengan waktu pemulihan, printer sebenarnya bisa bertahan lebih lama. Perhatikan juga cara mematikan printer. Jangan segera lepaskan kabel adaptor yang terhubung ke saluran listrik. Matikan perangkat dengan menekan tombol daya hingga semua lampu printer mati.

Tekan tombol on / off ini selama 2-3 detik dan tunggu sampai lampu padam. Hanya kemudian cabut kabel listrik dari printer. Ini juga termasuk kabel USB yang menghubungkan printer ke komputer. Jika Anda menjalankan printer seperti ini, hindari korsleting. Meskipun jarang, tidak ada salahnya untuk mengambil tindakan pencegahan dan mengantisipasi mereka. Jika Anda masih membutuhkannya, cukup sambungkan kembali kabel ke jaringan. Tidak sulit kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *